Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

BELAJAR DARI YAHUDI

  • 0
Majalah Time edisi 10 Maret 2003 menyebutkan bahwa jumlah pemeluk agama di dunia dari yang terbesar sampai terkecil sebagai berikut: Kristen 2 miliar, Islam 1,3 miliar, Hindu 900 juta, Budha 360 juta, Sikh 23 juta, Yahudi 14 juta, Atheis 850 juta dan lain-lain 525 juta.

Dari data di atas terlihat jumlah orang Yahudi paling sedikit, hanya 14 juta. Tetapi menurut penelitian oleh Philip M. Parker, orang- orang Yahudi paling tinggi tingkat kesejahteraannya. Pendapatn per kapita orang Yahudi (rata-rata di dunia) adalah USD 16.100 / tahun, diikuti Kristen USD 8.230, Budha USD 6.740, Muslim USD 1.720, Sikh USD 702 dan Hindu USD 392.

Dalam Atlas of The World's Religions disebutkan jumlah pemeluk Yahudi sebanyak 15.050.000. Meskipun demikian, mereka adalah para pekerja tangguh dan memiliki perencanaan jelas dalam pergerakan mewujudkan Negara Israel. Dalam Kongres Zionis kali pertama di Basel, 1987, pendiri Gerakan Zionisme modern, Theodore Herzl, sudah mencanangkan berdirinya negara Yahudi dalam waktu 50 tahun kemudian. Rancangan itu terwujud dengan berdirinya Negara Haram Israel pada 14 Mei 1948 di bumi Palestina.

Ketika Konferensi OIC di Malaysia, Oktober 2003, Dr. Mahathir Mohamad memperingatkan bahwa Yahudi memerintah dunia melalui berbagai proksi. Dr. M berkata, "The European killed six million Jews out of 12 million. But today the Jews rule this world by proxy."

Lebih dari 40% jutawan Amerika dalam majalah Forbes adalah keturunan Yahudi. Salah satunya adalah Roman Abramovich, raja minyak dari Rusia dan pemilik klub sepak bola Inggris, Chelsea, yang pada tahun 2007 tercatat sebagai orang terkaya di dunia yang paling muda. Dalam usia 40 tahun dia mencatat kekayaan USD 18,7 miliar.

Menurut pengamat ekonomi Sunarsip, meskipun dijuluki sebagai negara super power, sesungguhnya para pelaku ekonomi Amerika tidak lebih dari sekadar kuli Yahudi. "Ini karena kalau kita melihat secara detail, maka kita akan dapat bahwa Yahudi yang sebenarnya menjadi bintang ekonomi Amerika." katanya.

Sebut saja misalnya, siapa pemegang saham The Federal Reserve? Mereka adalah Rothschilds Bank of London, Rothschilds Bank of Berlin, Israel Moses Seif Bank of Italy, Warburg Bank of Amsterdam, Warburg Bank of Hamburg, Lazard Brothers of Paris, Lehman Brothers of New York, Kuhm and Loeb Bank of New York, Chase Manhattan bank of New York. Semua lembaga keuangan ini adalah milik orang Yahudi.

Siapa raja bisnis pemberitaan dan penerbitan di Amerika? Merka adalah orang Yahudi. Sebut misalnya, The New York Times, dimiliki oleh keluarga Suzberger, seorang pemodal Yahudi. Di samping itu Suzberger juga menguasai 36 perusahaan surat kabar lainnya dan 12 majalah. Majalah Time juga dipimpin oleh seorang Yahudi, Steven J. Ross. Kemudian penerbit buku ternama, yaitu Random House, Simon & Schuter dan Time Inc Book Co. juga dimiliki oleh pemodal Yahudi.

Contoh-contoh di atas hanyalah sebagian kecil dari penguasaan Yahudi ke atas perekonomian Amerika. Masih banyak sektor ekonomi strategis Amerika lainnya yang dikuasai oleh orang-orang Yahudi. Bahkan dapat dikatakan bahwa hampir tidak ada satu sektor ekonomipun yang luput dari penguasaan Yahudi; baik secara sendiri-sendiri ataupun bekrjasama dengan bisnis orang Yahudi di luar Amerika.

Dalam ucapan di atas tadi, Dr. M sebenarnya menekankan supaya umat Islam belajar dari sejarah Yahudi. Bagaimana bangsa kecil yang mengalami penindasan selama ratusan tahun ini berhasil bertahan dan bahkan berhasil menguasai dunia. Salah satu kuncinya adalah dengan menguasai ekonomi.

MENJADI KAYA

  • 0
Ramai orang ingin kaya tapi tidak ramai yang menjadi kaya. Kita juga sangat jarang mendengar petua untuk menjadi kaya dari orang tua kita kecuali nasihat untuk berhemat (BM: berjimat), "Hemat pangkal kaya" dan menabung, "Menabung pangkal kaya" atau "Menabung amalan mulia".

Masyarakat Timur (pada umumnya) dan muslim Nusantara (pada khususnya) menganggap pembicaraan tentang duit dan bagaimana menjadi orang kaya adalah suatu hal yang tabu (aib). Jika ada seseorang yang suka berbicara tentang hal itu, maka orang lain akan menganggapnya mata duitan dan tamak. Padahal kita semua menggunakan duit setiap hari untuk memenuhi berbagai keperluan.

Pada pandangan saya, hal inilah yang menyebabkan ramai masyarakat kita kurang menyadari tentang kepentingan mengurus duit melainkan apabila mula merasa kesempitan duit dan hutang semakin membelit. Oleh sebab itu pula tidak ramai masyarakat kita yang kaya. Dan inilah yang sedang terjadi saat ini.
Menurut saya, keadaan di atas harus diperbetulkan. Berhemat dan menabung seperti nasihat yang kita dengar dulu tidak akan menjadikan ramai orang seperti saya menjadi kaya. Formula untuk kaya yang lebih tepat menurut saya adalah:

Menghasilkan duit + Menabung dengan baik + Berinvestasi dengan bijak = Kaya

Kita perlu tahu bagaimana mengurus duit kita sejak dari sekarang. Bukannya menunggu terhantuk baru tengadah. Oleh karena kita tidak pernah diajar tentang formula di atas, kita perlu belajar sendiri bagaimana cara menghasilkan duit, menambah pendapatan, mengatur perbelanjaan dengan baik, berinvestasi dengan bijak, menjadi orang kaya dan sebagainya.

Untuk itu, sejak beberapa bulan terakhir ini saya suka membaca tentang duit. Koleksi buku saya yang berkaitan dengan duit juga semakin bertambah. Mungkin hal ini juga yang sekarang membuat saya suka berbicara tentang duit.

Dan sekarang saya juga terdorong untuk menulis tentang duit. :) Walaupun saya sadar bahwa saya bukanlah seorang yang pakar dalam hal ini, tapi saya rasa tidak ada salahnya jika saya ingin berbagi pandangan dan pengalaman dalam hal ini.

TENTANG FINANCIAL FREEDOM

  • 0
Robert T Kiyosaki mengatakan bahwa orang kaya tidak diukur dari berapa besar active income. Seseorang disebut kaya jika passive income-nya lebih besar daripada biaya hidup. Yang dimaksud passive income adalah duit yang masuk tanpa harus bekerja. Orang yang mencapai tahap ini disebut juga telah mencapai financial freedom, bebas keuangan.

Namun hal ini bukan berarti jika seseorang telah mencapai financial freedom wajib berhenti bekerja. Sama sekali tidak begitu. Seorang yang sudah mencapai financial freedom boleh memilih untuk terus bekerja atau memilih untuk berhenti bekerja.

Sedangkan orang yang belum mencapai financial freedom, tidak ada pilihan lain kecuali harus terus bekerja bagi membiayai keperluan hidupnya.

Lalu apakah jika seseorang yang telah mencapai financial freedom tapi dia memilih untuk terus bekerja bisa dikatakan sebagai orang yang tamak? Jika cara yang ditempuh olehnya untuk mencapai financial freedom tidak salah dari segi agama, hukum maupun etika, maka kita tidak berhak menuduhnya demikian. Jika dia masih bekerja, itu tidak bermakna dia tamak. Tapi dia masih bekerja karena dia memang menyukai pekerjaannya. Dia menyukai pekerjaannya dan akan tetap melakukannya walaupun tidak dibayar.

KEBAIKAN CREDIT CARD

  • 0
Penggunaan cc secara baik dan benar akan memberikan beberapa kebaikan kepada seseorang. Di antara kebaikan yang bisa diperoleh dari penggunaan cc adalah sebagai berikut:
  • Mudah dibawa ke mana-mana.
  • Lebih aman daripada membawa uang tunai . Kalau uang tunai hilang, habis begitu saja. Tapi kalau cc, cukup menghubungi perusahaan cc untuk melaporkannya.
  • Cukup berguna pada waktu darurat.
  • Rata-rata cc bisa digunakan di seluruh dunia.
  • Sebagai sebuah sumber pinjaman jangka masa pendek, sekitar 50 hari. Ini ada kaitannya dengan entry CC UNTUK MODAL USAHA.
  • Jika kita membayar hutang cc pada waktu yang ditetapkan, hal itu akan menghasilkancredit record yang baik di bank. Ini akan menjadi keuntungan bagi Anda jika ingin mengajukan kredit rumah dan kendaraan pada masa yang akan datang.
  • Mendapat point reward, rebet, hadiah, bonus dan lain-lain.
  • Memudahkan transaksi secara on line.

BAYAR SEMUA TAGIHAN CC ANDA

  • 1
Kenapa dalam entry CREDIT CARD UNTUK MODAL USAHA saya meminta supaya semua tagihan bulanan cc perlu dibayar penuh. Pembayaran mesti bisa menutup semua tagihan. Jangan ada yang tersisa sedikitpun. Ingin tahu kenapa?

Begini! Jika Anda berhutang dengan cc, Anda akan mendapat surat tagihan secara rutin setiap bulannya. Sebenarnya, pihak bank hanya meminta Anda untuk membayar sekurang-kurangnya 5% dari total tagihan. Tapi jika Anda mematuhi permintaan bank dengan hanya membayar 5% dari total tagihan, ini adalah SALAH BESAR.

Sebagai gambaran, Anda berhutang dengan cc sebanyak $ 500. Jika Anda hanya mebayar 5% dari total tagihan, yaitu $ 25, tempo yang diperlukan untuk menghabiskan hutang $ 500 tersebut adalah selama 68 bulan atau sama dengan 5 tahun 8 bulan. Dan jumlah "sedekah" yang Anda berikan ke bank dengan ikhlas adalah sebanyak $177.

Itu kalau hutang Anda hanya $ 500. Kalau dalam tempo 5 tahun 8 bulan itu Anda menambah lagi hutang cc Anda dan hanya membayar 5% dari total tagihan setiap bulan, maka waktu yang diperlukan untuk membayarnya akan semakin lama.


Catatan:

Anda tidak perlu merasakannya dulu, baru mau mengakui kebenarannya. Jangan tunggu terhantuk, baru tengadah. Orang bijak adalah orang yang belajar dari kesalahan orang lain.

Cc adalah salah satu fasilitas yang baik jika digunakan dengan benar. Cc hanyalah sebuah alat, sama seperti pisau. Jika tahu bagaimana menggunakannya, maka urusan Anda menjadi lebih mudah dengannya. Tapi jika tidak tahu menggunakannya, awas! Anda bisa jadi sedang dalam bahaya.

Secara umumnya kredit yang lain juga menggunakan konsep yang hampir sama dengan cc. Jika Anda masih memiliki hutang rumah atau kendaraan di bank, jangan bayar dengan bayaran minimal. Usahakan bayar lebih. Anda akan mempersingkat tempo bayaran dan menghemat "sedekah" ke bank jika secara konsisten mampu membayar lebih dari bayaran minimal. Saya akan membahasnya lebih lanjut dalam entry yang lain, insya Allah.

SUPAYA PERMOHONAN CREDIT CARD DILULUSKAN

  • 0


Sebelum membahas lebih lanjut tentang hal ini, saya perlu menekankan tentang dosa riba. Hal ini mengingat kebanyakan credit card yang beredar di tengah masyarakat adalah credit card riba. Oleh itu saya hanya menyarankan supaya Anda memilih card credit yang bebas dari riba. Dengan begitu mudah-mudahan rezeki kita berkah, hidup di dunia bahagia dan selamat di akhirat sana. Amin!
Kenapa saya menulis tentang hal ini? Apa perlunya credit card? Untuk hal ini akan saya bahas dalam entry yang lain.

Ok! Untuk memohon Anda perlu melengkapi syarat-syarat yang dikehendaki oleh perusahaan credit card tersebut. Setiap perusahaan tentu memiliki syarat yang berbeda-beda. Tapi supaya pendaftaran Anda diterima, anda mestilah memiliki 3 nomor telepon kabel, bukan handphone. Yaitu nomor telepon rumah, telepon kantor dan telepon emergency jika pada saat-saat tertentu nomor rumah dan kantor tidak dapat dihubungi.

Ketiga nomor tersebut diperlukan oleh perusahaan credit card untuk urusan verifikasi (pengesahan) informasi yang Anda tuliskan pada formulir pendaftaran credit card. Jadi isilah formulir pendaftaran dengan jujur.

Begitu formulir pendaftaran Anda serahkan kepada perusahaan credit card, maka pemilik 3 nomor telefon hanya perlu menunggu dihubungi oleh pihak perusahaan credit card untuk urusan verifikasi. Setelah proses tersebut selesai, tidak lama lagi kartu kredit akan sampai ke alamat rumah Anda. :)

RFS

P/S:

Credit card adalah sebuah alat, sama seperti pisau. Jika menggunakannya dengan benar, Anda akan mendapat banyak manfaat darinya. Jika Anda salah menggunakannya, bersiaplah menghadapi mudharatnya.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang hukum card credit syariah, silakan kli di [sini].


DUIT VS EMAS

  • 2
Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan pada kami, Syahib Bin Gharqadah menceritakan pada kami, ia berkata, "Saya mendengar penduduk bercerita tentang 'Urwah, bahwa Nabi SAW memberikan uang satu Dinar kepadanya agar dibelikan seekor kambing. Lalu dengan uang tersebut ia membeli dua ekor kambing, kemudian ia menjual seekor kambing dengan harga satu Dinar. Ia kembali (kepada Nabi) dengan membawa satu Dinar dan seekor Kambing. Nabi SAW mendoakannya dengan keberkahan dalam jual belinya, 'Seandainya 'Urwah membeli debupun, ia pasti beruntung'." (H.R. Bukhari)

Dari hadist tersebut dapat disimpulkan bahwa pada zaman Nabi Muhammad SAW harga seekor kambing adalah satu Dinar. Kesimpulan ini diambil dari fakta bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang sangat adil, tentu beliau tidak akan meminta ‘Urwah membeli kambing dengan uang yang kurang atau lebih.

Dinar Emas adalah koin emas 22 karat seberat 4.25 gram. Berapakah harga Dinar Emas saat ini? Anda hanya perlu mengetahui harga emas 22 karat sekarang, kemudian kalikan dengan 4.25 gram, kemudian tambah sedikit biaya cetak. Harga Dinar Emas di Indonesia bisa dilihat di sini. Untuk harga Dinar Emas di Malaysia bisa dilihat di sini atau sini.

Walaupun ‘Urwah dapat membeli dua ekor kambing dengan uang satu Dinar Emas, ini mungkin disebabkan kepandaiannya dalam berdagang, sehingga dalam hadis tersebut ia didoakan khusus oleh Nabi SAW. Tapi kemudian terbukti ‘Urwah pun menjual salah satu kambing tersebut dengan harga satu Dinar Emas. Karena di manapun dan kapanpun akan ada kambing yang berbeda dari segi berat, ukuran dan jenisnya. Kita anggap saja kambing yang dimaksud pada hadis di atas adalah kambing berukuran sedang dan layak.

Itu harga kambing dalam Dinar Emas. Tapi berapa harga kambing dalam mata uang lainya? Harga kambing 10 tahun yang lalu, sekarang atau 10 tahun lagi akan menjadi semakin mahal. Dengan Rp 400 ribuan pada 10 tahun yang lalu, kita bisa membeli seekor kambing. Tapi sekarang (pada saat entry ini ditulis) harga kambing sudah 3-4 kali lebih mahal dan akan terus bertambah mahal. Padahal harga kambing dalam Dinar Emas pada zaman Nabi SAW, sekarang dan bahkan pada masa yang akan datang adalah (relatif) sama.

Jadi, apakah uang yang kita pergunakan sehari-hari memiliki fungsi sebagai unit penyimpanan nilai (store of value)? Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa jawabannya sudah jelas TIDAK. Setiap saat secara perlahan dan pasti nilai uang "dirampok" oleh oknum yang tidak pernah ditangkap aparat penegak hukum. Oknum tersebut bernama INFLASI.

Pada saat terjadi inflasi, masyarakat mengeluh karena semua harga barang menjadi semakin tinggi. Padahal bukan harga barang yang naik tapi nilai uanglah yang jatuh. Tapi tidak dengan nilai emas. Nilai emas akan tetap, sama seperti harga barang sebagaimana keterangan di atas bahwa harga kambing dulu, kini dan akan datang adalah relatif sama dengan 1 Dinar Emas.

Dalam pemerhatian saya, krisis ekonomi yang mengakibatkan inflasi besar-besaran akan terjadi sekitar 10 tahun sekali. Untuk itu, saya menyarankan jika Anda memiliki tabungan uang yang banyak supaya menyimpannya dalam bentuk emas. Emas tersebut bisa berupa emas batangan (Bahasa Melayu: jongkong) maupun Dinar Emas. Saya sendiri sudah mulai menyimpan emas batangan sebagai tabungan. Mau? :D

SEMUA ORANG BISA MENJADI KAYA

  • 0
Sebelum membahas bagaimana semua orang bisa kaya, kita harus sepakat terlebih dahulu mengenai definisi kaya. Kaya adalah relatif. Sabagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang sepuluh juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang sepuluh miliar rupiah.

Robert T. Kiyosaki berpendapat bahwa orang kaya adalah apabila passive income-nya lebih besar daripada biaya hidup. Yang dimaksud dengan passive income di sini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja (financial freedom).

Passive income bisa kita capai dengan cara yang lambat atau cepat.
Bagaimana kaya dengan cepat? Adalah bagaimana menciptakan massive income?
Bagaimana kaya dengan aman? Adalah bagaimana menciptakan passive income?

Bagaimana menjadi kaya dengan cepat dan aman adalah kebalikan dari kenapa orang tidak kaya yang sudah dibahas sebelumnya, yaitu:

Memiliki keyakinan yang benar dan bulat untuk menjadi kaya
Apa itu keyakinanya? Sesuatu yang kita yakini di dalam batin kita yang secara sadar atau tidak sadar menentukan sikap dan tindakan kita dalam hidup. Pentingnya keyakinan yang benar. Sesuatu yang masuk dalam diri kita dan kita yakini mempunyai pengaruh yang besar dan luar biasa untuk mengubah kita. Keyakinan datang dari pengalaman kita, dari apa yang kita baca, apa yang kita dengar, dan apa yang kita rasakan. Baik secara sadar maupun secara tidak sadar, keyakinan itu melandasi cara kita berpikir, berebicara, bertindak di masa sekarang serata di masa depan. Dan sering kali apa yang kita yakini menjadi kenyataan bagi kita. Sesuai dengan hukum tarik-menarik.

Menetapkan tujuan yang jelas dan mantap
Aktivitas tidak sama dengan produkvitas. Dalam hidup ini kita sering kali terjebak dalam aktivitas tanpa produktivitas karena kita tak menentukan tujuan yang jelas dalam hidup kita.
>Prinsip Dalam Menentukan Tujuan
-Tujuan harus dirumuskan dalam kata-kata positif dan lebih bagus lagi dalam bentuk kata-kata “sudah” dan tambahkan kata-kata positif secara emosi.
-Tujuan harus spesifik karena otak bawah sadar kita butuh tujuan yang mantap dan spesifik.
-Tujuan harus tertulis, Ketika menulis goal, tanpa sadar kita sudah menuangkan impian yang kabur manjadi kenyataan. Kita mengaktifkan RAS (reticular active system) dalam otak kita. RAS ini adalah alat di rudal yang berfungsi untuk mengejar target dan mengoreksi langkah bila salah arah sampai akhirnya rudal tersebut mengenai target.

Menumbuhkan keyakinan untuk mencapai tujuan

Merasa harus mencapai tujuan kita

Memiliki strategi yang terbukti membantu kita menjadi kaya dengan cepat dan aman

Mengetahui dan menggunakan jalur yang alamiah dan mudah

Membuat rencana yang realistis

Bertindak sesuai rencana dan memonitor proses

Bertanggung jawab untuk terus belajar dan bertindak

Ringkasan Financial Revolution oleh Tung Desem Waringin

KENAPA RAMAI ORANG TIDAK KAYA?

Di antara hal-hal yang menyebabkan orang tidak kaya adalah sebagai berikut:

Keyakinan yang salah atau saling bertabrakan
Faktor pertama yang bisa menjelaskan kenapa orang tidak kaya adalah keyakinan yang salah mengenai kekayaan, atau keyakinan yang saling bertabrakan antara kutub positif dan negatif sehingga menjadi netral.

Tujuan yang tidak jelas
Alasan kedua kenapa orang tidak kaya adalah karena tidak pernah menentukan tujuan atau tujuan terus berubah, sehingga tujuan menjadi tidak jelas. Kalau tidak menetukan tujuan hidup kita seperti naik taksi tanpa tujuan, waktu habis, uang habis, pikiran, terbuang, tenaga terbuang, yang lebih parah lagi kita tidak sampai ke mana-mana tetap di tempat atau sampai di tempat yang tidak kita suka.

Menganggap tujuanya mustahil
Hanya sedikit orang yang berani menetapkan tujuan namun di antara yang sedikit itu banyak merasa tujuannya itu mustahil.

Boleh saja orang menganggap tujuan kita mustahil, namun bila kita sendiri sudah mempunyai pendapat bahwa tujuan kita mustahil, hilang sudah kemungkinan untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Dengan begitu dia tidak melakukan apa-apa untuk mencapai tujuannya. Kalau pun dia melakukan tindakan tertentu untuk mendekati tuujuannya itu, tindakannya akan asal-asalan, malas-malasan, ragu-ragu, tidak serius, penuh ketidakkesungguhan, tidak bertenaga, tidak fokus karena dia merasa apa yang dilakukan tidak akan mencapai tujuan.

Maka hasilnya pun bisa ditebak, tidak akan memuaskan. Bila hasilnya jelek, dia akan semakin percaya bahwa tujuanya mustahil hal ini akan memperparah keyakinanya yang salah – menganggap bahwa tujuanya mustahil.

Tidak merasa harus
Kalau kita tidak merasakan tujuan tersebut sebagai suatu keharusan, rintangan kecil saja sudah cukup untuk menggagalkan upaya untuk mencapai tujuan.

Tidak punya strategi yang terbukti berhasil

Tidak mengetahui jalur yang alamiah/paling mudah untuk mencapai tujuan

Tidak mempunyai rencana yang realistis

Tidak melakukan tindakan yang sesuai dengan rencana

Tidak melakukan monitor dan penyelarasan

Meletakkan tanggung jawab terhadap orang lain
Tiga hal yang biasa terjadi pada seseorang, yaitu: B-E-J
-Blame (menyalahkan) orang lain, menyalahkan ekonomi, menyalahkan situasi. Orang ini tidak akan belajar dari kegagalannya, dan oarang yang belajar dari kegagalannya adalah orang yang gagal sesungguhnya.
-Excuse (beralasan), seperti mengatakan terlalu muda, terlalu tua, Cuma lulusan SMA, tidak berbakat, saya cuma..., saya tidak..., dan lain sebagainya. Orang seperti ini tidak akan bertindak sama sekali. Tanpa tindakan, tiada hasil.
-Justify atau pembenaran adalah upaya orang untuk menutupi kelemahan atau kemalasannya untuk berubah menjadi lebih baik dengan membenarkan keadaannya sebagai sesuatu kewajaran.

Mudah menyerah
Mereka menghentikan penggalian emas 30cm sebelum cangkulnya kena emas.

Tidak mengelola hidup seperti bisnis yang harus untung
Bila bisnis dalam sekian waktu tidak ada surplus, malah defisit bisnis tersebut akan ditutup, hasil usaha harus lebih besar dari pada semua biaya.

Terpengaruh oleh pesimisme dan optimisme orang lain
Ketika kita terpengaruh oleh orang lain, meskipun orang tersebut masuk dari 5% orang yang menguasai 90% uang yang beredar, kita dalam kondisi kurang menguntungkan. Karena kalau kita tidak punya sisem sendiri mungkin kita akan menang di suatu ketika. Namun kita tidak tahu kenapa kita menang hal ini akan mengakibatkan optimisme tanpa dasar yang kuat dan akan mengakibatkan kekalahan fatal berikutnya.

Tidak punya mentor yang baik.
Tanpa pembimbing, maka kita harus menempuh cara trial & error yang akan menghabiskan tenaga, waktu dan biaya dibanding bila kita bisa belajar dari orang yang sudah sukses di bidang yang kita inginkan. (Untuk mendapatkan mentor bisnis, saya merekomendasikan supaya Anda bergabung dengan Entrepreneur University)

Ringkasan Financial Revolution oleh Tung Desem Waringin

BISNIS DAN ENTREPRENEURSHIP RASULULLAH SAW

Salah satu aspek kehidupan Muhammad SAW yang kurang mendapat perhatian serius adalah kepemimpinan beliau di bidang bisnis dan entrepreneurship. Padahal sebagian besar kehidupannya sebelum menjadi utusan Allah SWT adalah sebagai seorang pengusaha. Muhammad SAW telah memulai merintis karir dagangnya ketika berumur 12 tahun dan memulai usahanya sendiri ketika berumur 17 tahun. Pekerjaan ini terus dilakukan sampai menjelang beliau menerima wahyu. Dengan demikian, Muhammad SAW telah berprofesi sebagai pedagang selama lebih kurang 28 tahun ketika beliau menerima wahyu. Angka ini lebih lama dari masa kerasulan beliau yang berlangsung selama lebih kurang 23 tahun.

Rasulullah dilahirkan dalam keadaan yatim. Dalam usia enam tahun ibunya meninggal dalam perjalanan kembali dari Yastrib setelah menziarahi kuburan ayahnya. Usia 6 tahun beliau sudah yatim-piatu. Sampai usia 8 tahun 2 bulan dibina dan dididik kakeknya Abdul Muthalib yang cukup berada.

Di usia ini kakeknya wafat, setelah itu ia dalam perlindungan pamannya AbuThalib yang tidak semapan kakeknya. Mulai saat itulah pemuda kecil Muhammad berusaha meringankan beban pamannya. Ia menggembalakan kambing dengan naik turun bukit di sekitar Makkah.

Saat berusia 12 tahun Muhammad SAW mulai menyertai pamannya dalam perjalanan dagang pertama kali ke Syria. Abu Thalib sendiri tidak berniat hendak mengajaknya karena medan perjalanan yang sangat sulit melewati padang pasir yang luas. Namun karena Muhammad berkeras untuk ikut, ia terpaksa mengabulkan permintaan tersebut. Sejak itulah Muhammad SAW melakukan semacam kerja magang (internship) yang berguna kelak ketika beliau mengelola bisnisnya sendiri.

Jarak antara Makkah dan Syria ribuan kilometer. Bayangkan umur 12 tahun tidak naik pesawat atau mobil. Anak-anak sekarang umur 12 tahun sedang senang-senangya bermain. Masa kecil kita bukan masa teruji, bukan masa tertempa. Semua dimudahkan oleh orang tua kita.

Sepulang dari perjalanan dagang pertamanya, beliau begitu sering berbisnis bahkan sampai ke seluruh Jazirah Arab sudah terkenal seorang profesional muda bernama Muhammad. Pengalaman Muhammad dalam berdagang ke luar kota Makkah semakin bertambah seiring dengan usianya yang beranjak remaja. Menurut beberapa sumber, ketika berumur 16 tahun, ia ikut pamannya, Zubair, adik Abu Thalib dalam perjalanan kafilah dagang ke Yaman.

Agaknya, profesi sebagai pedagang ini telah dimulai lebih awal daripada yang dikenal umum yaitu dengan modal Khadijah. Ketika merintis karirnya tersebut, beliau memulai dengan berdagang kecil-kecilan di kota Makkah. Beliau membeli barang-barang dari satu pasar kemudian menjualnya kepada orang lain. Sampai kemudian beliau menerima modal dari para investor dan juga para janda-janda kaya dan anak-anak yatim yang tidak sanggup menjalankan sendiri dana mereka, dan menyambut baik seorang yang jujur untuk menjalankan bisinis dengan kerjasama mudharabah.

Dengan demikian, terbukalah kesempatan yang luas bagi Muhammad SAW untuk memasuki dunia bisnis dengan cara menjalankan modal orang lain, baik dengan upah (fee based) maupun dengan sistem bagi hasil (profit sharing).

Dalam melaksanakan bisnisnya tersebut, beliau memperkaya diri dengan kejujuran, keteguhan memegang janji, dan sifat-sifat mulia lainnya. Akibatnya, penduduk Makkah mengenal Muhammad SAW sebagai seorang yang terpercaya. Para pemilik modal di Makkah pada waktu itu semakin banyak yang membuka peluang kemitraan dengan beliau. Salah seorang pemilik modal tersebut adalah Khadijah yang menawarkan kemitraan berdasarkan mudharabah (bagi hasil). Dalam hal ini Khadijah bertindak sebagai pemilik modal (shahib al-mal), sementara Muhammad SAW pengelola (mudharib).

Di usia 25 tahun, beliau menikah dengan seorang milyuner bernama Khadijah. Ternyata dalam kajian tentang Rasulullah, ada hal-hal yang kurang kita bahas. Kebanyakan yang kita bahas adalah ketika berumur 25 tahun beliau menikahi janda kaya raya. Hal ini terkesan negatif. Padahal ketika beliau menikahi Siti Khadijah maharnya mencapai 20 ekor unta yang sekarang jika ditaksir harganya kurang lebih setengah milyar rupiah. Subhanallah! Mana ada pengusaha muda di Indonesia yang mau memberi mahar begitu besar kepada istrinya. Biasanya yang menjadi trend sebagai mahar adalah seperangkat alat shalat. Padahal sebelum dan setelah itu shalatnya juga jarang-jarang.. Wa al-'iyadzu billah

Lebih kurang 28 tahun lamanya Muhammad SAW menjalankan usaha dagang. Wilayah perdagangannya meliputi Yaman, Syiria, Basrah, Iraq, Jordania, Bahrain dan kota-kota perdagangan di Jazirah Arab lainnya. Pasar-pasar yang beliau singgahi merupakan kota-kota utama di Jazirah Arab pada waktu itu. Pasar-pasar itu merupakan pasar regional bahkan internasional karena tidak hanya didatangi oleh penduduk setempat tetapi juga para pedagang bangsa-bangsa lain.

Hal lainnya yang amat jarang kita bahas adalah bagaimana Muhammad menjadi profesional. Umat Islam sekarang tertinggal karena kita tidak mengerti bagaimana menjadi profesional. Mengurus masjid kecil, mushalla, toilet, bahkan sandal saja repot sekali.

Nabi Muhammad SAW mengetahui bagaimana agar perdagangan bisa berhasil. Beliau juga tahu tentang hal-hal yang dapat merusak atau menghambat bisnis perdagangan atau merusak sistem pasar seperti kecurangan, menyembunyikan cacat barang, riba, gharar dan sebagainya. Hal ini tentu tidak dapat dijelaskan oleh orang yang tidak terjun langsung secara praktis dan merasakan dinamika perdagangan dan karakteristik para pelaku bisnis pada waktu itu.

Perjalanan karir Muhammad SAW di bidang perdagangan dapat dirumuskan sebagaimana berikut. Muhammad SAW telah mengenal perdagangan di usia 12 tahun atau diistilahkan dengan magang (internship). Hal ini terus berlangsung sampai usia 17 tahun ketika beliau telah mulai membuka usaha sendiri. Dengan begitu pada usia ini beliau sudah menjadi seorang business manager. Dalam perkembangan selanjutnya, ketika para pemilik modal di Makkah mempercayakan pengelolaan perdagangan mereka kepada Muhammad SAW, beliau menjadi seorang investment manager.

Ketika beliau menikah dengan Khadijah dan terus mengelola perdagangannya, maka status beliau naik menjadi business owner. Ketika usia beliau menginjak pertengahan 30-an, beliau menjadi seorang investor dan mulai memiliki banyak waktu untuk memikirkan kondisi masyarakat. Pada saat ini beliau sudah mencapai apa yang diistilahkan sebagai kebebasan finansial (financial freedom) oleh Robert T. Kiyosaki.

Kemudian beliau sering menyendiri (uzlah) ke gua Hira’. Hal ini terus beliau lakukan sampai kemudian mendapat wahyu pertama. Sejak itu beliau memulai periode baru dalam hidupnya sebagai seorang rasul.

Jadi kita bisa membayangkan bagaimana dahsyatnya perjalanan hidup Nabi Muhammad ini. Hal ini yang jarang kita pelajari, bagaimana etos kerja beliau padahal beliau tidak ada uang. Jadi jangan merasa malu lahir dari keluarga kurang mampu, Rasul bahkan lahir tidak punya ayah. Jangan merasa berpendidikan rendah, Nabi saja tidak pernah sekolah. Jangan merasa tidak punya modal, Nabi pada awalnya juga tidak punya modal sama sekali. Tidak ada alasan yang perlu dibuat-buat. Kita paling hobi memperbanyak alasan. Padahal alasan tersebut hanya akan lebih memperjelas kelemahan kita.

Mengeluh, mencela tidak akan menyelesaikan masalah. Kalau ada masalah yang dapat terselesaikan, silakan saja mengeluh sepuasnya. Kalau ada yang bisa selesai dengan umpatan dan makian, silakan mengumpat. Kita tidak punya banyak waktu, waktu kita terbatas. Satu-satunya pilihan adalah kita harus bangkit. Allah Maha Kaya, mau seperti apa saja keadaannya, rezeki Allah tidak akan berkurang. Ini rumusnya yang akan kita coba bahas.

Kita sudah disiapkan untuk sukses oleh Allah. Sudah diilhamkan potensi baik atau buruk. Kita sebelum dilahirkan ke dunia sudah pernah bertarung dengan 150 juta pesaing yaitu sel sperma dan yang menemui sel telur adalah kita. We are the winner!!! Kita pernah memasuki persaingan dan kita menang. Kenapa ketika kita sudah hidup kita bisa kalah???

Kewirausahaan (entrepreneurship) tidak terjadi begitu saja tetapi dari suatu proses yang panjang dan dimulai sejak beliau masih kecil. Menurut kebanyakan ahli leadership, pengalaman masa kecil dapat mempengaruhi kesuksesan dan kegagalan seseorang. Pengalaman masa kecil juga dapat menimbulkan dorongan dan daya kritis, kemauan mencoba, disiplin dan sebagainya yang akan membantu seseorang untuk mengembangkan rasa percaya diri serta keinginan berprestasi.

Ternyata semua wirausahawan sejati tergantung dari masa kecilnya. Masa kecil seseorang itulah yang menentukan kualifikasi enterpreneurship orang tersebut. Kalau masa kecilnya selalu dimanja, selalu ditolong maka bersiaplah menjadi seorang yang tidak berdaya, mudah menyerah.

Kedua, Nabi Muhammad SAW sebelum diangkat sebagi nabi tidak punya apa-apa, mengapa setelah itu dapat menjadi orang kaya tanpa modal. Karena modal yang beliau punyai adalah Al-Amin yaitu orang yang credible. Mulai sekarang kita harus buat track record menjadi orang yang terpercaya dalam kehidupan kita. Modal kita itu adalah nama baik kita.

Demi Allah, uang itu kecil. Nama baiklah yang mahal. Maka, jangan pernah terpikir untuk licik. Mulut kita satu-satunya ini tidak boleh lagi berdusta. Mulut ini yang membuat kita kehilangan hidup, uang, dan kehormatan kita. Jangan main-main soal bohong ini! Tidak mengapa kita diremehkan, disisihkan dan dikeluarkan karena kita jujur. Daripada kita menjadi sebaliknya...

Karena kita tidak pernah bisa menikmati hidup selama kita berbohong. Cari rezeki tidak perlu bohong, Allah SWT lebih mengetahui kebutuhan kita daripada kita sendiri. Tiap kita itu sudah ditentukan rezekinya, tidak mungkin Allah menciptakan kita tanpa rezeki.

Rezeki dapat dibagi menjadi tiga, yaitu rezeki yang pertama adalah rezeki yang dijamin pasti ada, yaitu makan. Pada saat kita bayi kita tidak bisa mencari makan, apakah kita takut. Hal ini karena kita yakin sudah dijamin. Ari-ari dipotong, setelah itu mendapatkan makanan dari air susu ibu. Jadi setelah kita sebesar ini, apakah masih takut tidak makan. Yang harus kita takuti adalah makan makanan yang kita tidak ketahui halal/haramnya. Demi Allah, kita akan ada rezekinya.

Rezeki yang kedua adalah rezeki yang digantungkan. Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, sampai kaum itu merubah nasibnya sendiri. Semua sudah ada ukurannya sendiri. Justru akan gawat kalau rezeki kita sama semua. Kalau kita mencarinya di jalan Allah. Rezeki dapat, pahala dapat, barakah namanya. Kalau mau licik boleh-boleh saja. Rezeki dapat, dosa dapat, haram namanya.

Pencuri, koruptor itu mencuri hartanya sendiri. Kalau dia shaleh pasti ketemu rezekinya. Tidak perlu pakai curang. Tidak mungkin Allah menyediakan rezeki kalau harus pakai cara curang. Jujurlah pasti akan ketemu rezeki tersebut, mau kemana lagi. Ingatlah teori bayi, ketika menangis dengan suara pelan sang ibu hanya menenangkan dan tidak memberi makan. Kemudian si bayi menangis dengan berteriak tentu akan menarik perhatian dan ibu akan memberi makan kepadanya.

Mungkin kita tidak beruntung bukan karena tidak ada jatah kita, tapi kita tidak mengambilnya atau kita hanya mengambil sedikit. Jangan-jangan jatah kita seratus juta perbulan atau bahkan dua puluh empat milyar tapi hanya mengambil lima ratus ribu. Jika sudah bekerja keras itu masih belum cukup. Bekerja keras itu urusan fisik, bekerja cerdas itu urusan otak dan bekerja ikhlas itu urusan hati. Kalau ketiganya jalan bersamaan insya Allah rezekinya mudah.

Rezeki yang ketiga adalah rezeki yang dijanjikan. Kita harus jatahkan, setiap mendapatkannya harus langsung dikeluarkan sedekah/zakatnya. Demi Allah, Allah sudah berjanji barangsiapa yang ahli syukur, Allah akan tambahkan nikmatnya. Tidak akan berkurang harta dengan sedekah, kecuali bertambah dan bertambah. Inilah rumusnya kalau tidak mau harta kita sia-sia.

Wallahu ta’ala a’lam bi al-shawab

Dari berbagai sumber (di antaranya: Aa' Gym dan Syafi'i Antonio)